Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineKoleksi

ISEI Malut Bahas Transformasi Ekonomi, Sekda Dorong Optimalisasi Industri Ekstraktif

×

ISEI Malut Bahas Transformasi Ekonomi, Sekda Dorong Optimalisasi Industri Ekstraktif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TERNATE, Jhazirah – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong optimalisasi industri ekstraktif sebagai pilar utama transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Dorongan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Syamsuddin A. Kadir, M.Si, saat membuka Seminar Nasional dan Musyawarah ISEI Maluku Utara di Hotel Bela, Ternate, Selasa (23/12/2025).

Dengan mengusung tema “Optimalisasi Industri Ekstraktif dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Maluku Utara yang Inklusif dan Berkelanjutan”, forum ini menjadi ruang diskusi strategis bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi daerah.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Syamsuddin menegaskan bahwa meskipun sektor ekstraktif telah menjadi tulang punggung ekonomi Malut, pengelolaannya harus diarahkan untuk menciptakan keadilan sosial, pemerataan manfaat, serta perlindungan lingkungan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan ISEI agar industri ekstraktif benar-benar menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Ketua Umum ISEI Cabang Maluku Utara, Prof. Dr. Rusman Soleman, menyampaikan bahwa musyawarah ini merupakan momentum penting bagi ISEI untuk berkontribusi lebih aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Ia berharap hasil forum ini dapat menjadi masukan konstruktif bagi kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Dr. Sultan Suhab, selaku Ketua Bidang Organisasi Koordinator Wilayah Timur PP-ISEI, menekankan bahwa optimalisasi sumber daya alam harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan kontribusi Maluku Utara terhadap pertumbuhan ekonomi nasional saat ini berada di angka 0,05 persen, yang menurutnya masih bisa ditingkatkan.

“ISEI siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyusunan kajian dan rekomendasi kebijakan publik yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujar Sultan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Sekda Malut mengenai Strategi Peningkatan Ekonomi Lokal. Ia menegaskan bahwa Maluku Utara memiliki potensi besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen, terutama melalui penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi desa dan pemberdayaan lokal.

Seminar ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, instansi vertikal, Deputi KPW Bank Indonesia, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Wakil Bupati Halmahera Timur, Sekretaris Kota Ternate, akademisi, ekonom, serta pelaku usaha di Maluku Utara.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250