HALUT, Jhazirah– Kabar baik bagi warga Kecamatan Malifut. Terminal Malifut yang selama puluhan tahun dibiarkan terbengkalai di Desa Soma dan Wangeotak, akhirnya akan mulai difungsikan jelang bulan suci Ramadan.
Pemerintah Kecamatan Malifut memastikan, tahap awal pengaktifan terminal dilakukan dengan menjadikannya lokasi penampungan pedagang kuliner musiman, sebelum difungsikan penuh sebagai terminal angkutan umum.
Camat Malifut, Sehan Zaid, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk menata aktivitas perdagangan sekaligus menghidupkan kembali aset daerah yang selama ini terbengkalai.
“Penjual kuliner yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan akan ditertibkan dan dipindahkan ke areal terminal. Ini agar aktivitas pasar lebih tertata dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemanfaatan sementara ini tidak mengubah rencana utama pemerintah untuk menjadikan terminal sebagai pusat transportasi darat di Malifut.
“Terminal ini punya potensi besar, bukan hanya untuk transportasi tetapi juga sebagai sumber PAD. Karena itu saya akan berkoordinasi langsung dengan Dinas Perhubungan agar pemanfaatannya sesuai aturan,” katanya.
Koordinasi tersebut akan membahas pengelolaan terminal melalui UPT, termasuk pengaturan rute transportasi serta kejelasan status kendaraan yang beroperasi, apakah sebagai angkutan umum resmi atau kendaraan pribadi berizin usaha.
Selain Dishub, Pemerintah Kecamatan Malifut juga akan melibatkan Organda Kecamatan Malifut untuk memastikan keteraturan organisasi sopir dan sistem transportasi yang berjalan.
Sehan mengakui, hingga kini belum ada ketegasan kebijakan dari Dinas Perhubungan terkait pengaturan rute angkutan di wilayah Malifut.
“Informasi dari Organda dan sopir, belum ada SK yang jelas. Kalau ini dibiarkan, maka kekacauan akan terus terjadi. Pemerintah daerah harus hadir dan mengambil keputusan,” tegasnya.
Ke depan, para sopir angkutan umum rute Galela–Sofifi dan Tobelo–Sofifi diharapkan tunduk pada kebijakan resmi Pemkab Halmahera Utara. Aparat kepolisian, khususnya Polantas, juga diharapkan turut mendukung penegakan aturan lalu lintas dan transportasi.



















