TERNATE, Jhazirah – Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara mulai menyiapkan langkah pembinaan atlet sejak dini.
Ketua Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar, menyebutkan bahwa fokus awal persiapan adalah menempatkan atlet pada kelas-kelas pertandingan yang sesuai dengan regulasi PON Beladiri 2026.
Tahapan awal pembinaan direncanakan dimulai pada Februari atau Maret 2026, dengan target meningkatkan daya saing atlet tinju Maluku Utara di ajang nasional.
“Kami telah memetakan atlet berdasarkan kelas yang akan dipertandingkan. Tahapan awal pembinaan direncanakan dimulai Februari atau Maret 2026, dengan harapan atlet dapat mencapai performa terbaik saat PON berlangsung,” kata Nasri, Senin (15/12/2025).
Menurutnya, potensi atlet tinju di Maluku Utara cukup besar dan tersebar di berbagai kategori. Hal ini menjadi peluang bagi daerah untuk meningkatkan prestasi olahraga, khususnya pada cabang tinju.
Namun demikian, Nasri mengakui bahwa pembinaan atlet masih menghadapi tantangan, terutama minimnya dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah.
“Kami tidak kekurangan atlet berbakat. Yang masih kurang adalah perhatian dan dukungan yang berkelanjutan. Selama ini, capaian prestasi tinju di tingkat nasional lebih banyak lahir dari upaya mandiri,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan dukungan yang lebih nyata agar pembinaan atlet tinju berjalan optimal dan mampu mengharumkan nama daerah di PON Beladiri 2026.



















