TERNATE, Jhazirah – Kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kembali ditunjukkan Gubernur Maluku Utara, Serly Tjoanda, melalui pelaksanaan gebyar pasar murah dan pembagian 1.000 paket sembako di Halaman Korem 152 Ternate. Program ini digelar sebagai respons cepat terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok akibat bencana di wilayah produsen.
Ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan dengan tertib dan penuh antusias. Mereka memanfaatkan pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih rendah dari harga pasar, sekaligus menerima paket sembako gratis.
Kepala Disperindag Maluku Utara, Yudhitiya Wahab, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Gubernur Serly terhadap kondisi riil masyarakat.
“Di tengah efisiensi anggaran dan fokus pada PAD, Ibu Gubernur tetap memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Beliau benar-benar memimpin dengan rasa,” ujar Yudhitiya, Jumat (17/01).
Ia menjelaskan, pembagian sembako dan pasar murah ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara Disperindag Malut, Korem 152, dan Polda Maluku Utara, dengan total 2.000 paket sembako yang disiapkan.
“Sebagian paket dibagikan di Korem 152, dan sisanya akan disalurkan bersama Polda Malut di Sofifi,” katanya.
Menurut Yudhitiya, pihak Korem 152 menyambut positif kegiatan tersebut karena sejalan dengan tugas institusi dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Korem merasa senang bisa menjadi lokasi kegiatan sosial seperti ini. Kolaborasi ini sangat strategis dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Biasanya, pasar murah digelar menjelang hari besar keagamaan. Namun kali ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyesuaikan dengan situasi daerah produsen yang terdampak bencana, guna mengantisipasi lonjakan harga di pasaran.
Pemerintah berharap, kegiatan ini dapat membantu keluarga miskin, menekan laju inflasi, serta menjaga daya beli masyarakat di akhir tahun.



















