HALTENG, Jhazirah – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menghadirkan pasar murah bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Desa Lelilef Sawai, Kabupaten Halmahera Tengah.
Pasar murah tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, serta Kepala Disperindag Provinsi Maluku Utara. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat disambut antusias warga yang sejak pagi memadati lokasi kegiatan.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, tepung terigu, hingga bahan pangan strategis lainnya. Program ini bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Nataru.
Wakil Gubernur Maluku Utara menyampaikan bahwa pasar murah merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama saat kebutuhan meningkat.
“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini juga bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah,” ungkapnya.
Bupati Halmahera Tengah menyatakan bahwa pasar murah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Lelilef Sawai dan wilayah sekitarnya. Ia menilai kegiatan tersebut mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta menjaga ketahanan ekonomi lokal.
Kepala Disperindag Provinsi Maluku Utara menjelaskan bahwa pasar murah Nataru 2026 merupakan program rutin yang dilaksanakan di berbagai kabupaten/kota sebagai langkah antisipasi lonjakan harga bahan pokok.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya pada momen hari besar keagamaan.
Khusus di Kabupaten Halmahera Tengah, pasar murah siang tadi menyalurkan 2.000 paket sembako, dengan rincian 1.000 paket dipusatkan di Gereja GPDI Eklesia Desa Lelilef Sawai, serta 1.000 paket lainnya disalurkan ke Desa Sibenpopo dan kawasan Patani.
Melalui pasar murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 dengan penuh sukacita, aman, dan sejahtera tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.



















