TERNATE, Jhazirah- Senator DPD RI asal Maluku Utara, Hasby Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah instansi di Kota Ternate dalam rangkaian agenda reses daerah, Rabu (4/3/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada instansi mitra Komite III DPD RI yang membidangi sosial kesejahteraan manusia, meliputi pendidikan, agama, kebudayaan, kesehatan, pariwisata, pemuda dan olahraga, kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan dan anak, ketenagakerjaan, keluarga berencana, hingga perpustakaan.
Kunjungan pertama dilakukan di Sekolah Dasar Yayasan Al-Irsyad yang berada di Kelurahan Jati. Dalam pertemuan tersebut, Hasby mendengarkan langsung berbagai masukan dan kebutuhan yayasan sebagai bagian dari usulan penguatan sektor pendidikan di daerah.

Agenda kemudian dilanjutkan ke Asrama Haji Maluku Utara. Hasby diterima langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, bersama Kepala Bagian Tata Usaha Syarif Ibrahim.
Pertemuan membahas sejumlah kebutuhan sarana penunjang kegiatan keagamaan, termasuk kelanjutan pembangunan kantor di kabupaten/kota serta rencana rehabilitasi beberapa gedung di kompleks asrama haji. Selain itu, pembenahan tata kelola travel haji dan umrah menjadi isu krusial yang turut dibahas.

Menurut Hasby, pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah harus diperketat.
“Jika ada travel bermasalah maka harus diblacklist, termasuk pengurus dan pihak yang terlibat di dalamnya, agar masyarakat terlindungi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui kementerian terkait di tingkat pusat.
“Dalam masa reses ini, kami menyerap langsung kebutuhan daerah untuk kemudian diperjuangkan, khususnya sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan keagamaan,” ujar Hasby.
Usai dari Asrama Haji, kunjungan dilanjutkan ke Universitas Khairun (Unkhair) Ternate. Kedatangan Hasby disambut Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE, MM. Pertemuan tersebut membahas dukungan pembangunan masjid kampus sebagai fasilitas spiritual mahasiswa.
“Kehadiran Pak Hasby menjadi support bagi kami dan diharapkan dapat memperkuat perjuangan sektor pendidikan di tingkat kementerian,” kata Rektor.
Kunjungan reses ditutup di Kantor Baznas Kota Ternate. Dalam kesempatan itu, Hasby menyerahkan pembayaran fidyah untuk kedua orang tuanya kepada Ketua Baznas Kota Ternate, H. Adam Ma’rus.
Selain itu, Baznas menyampaikan sejumlah kebutuhan operasional, termasuk keterbatasan armada ambulans dan kendaraan distribusi bantuan, serta usulan penambahan program rumah layak huni.
Menanggapi hal tersebut, Hasby menyatakan komitmennya untuk membawa aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.
“Baznas memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat. Dukungan fasilitas harus diperkuat agar pelayanan sosial semakin maksimal,” katanya.
Ia menegaskan bahwa agenda reses menjadi momentum penting memastikan kebijakan nasional benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah.



















