TERNATE, Jhazirah.com – Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar secara resmi membuka rangkaian Kompetisi Cerdas Cermat, Tebak Gambar, dan Who Wants to Be a Millionaire berbahasa Ternate. Acara yang digelar Nobel Future Education ini berlangsung di Pendopo Kedaton Kesultanan Ternate, Jumat (17/7).
Nasri menyambut positif inisiatif ini, karena dinilai bukan sekadar ajang adu kemampuan, melainkan ruang belajar yang kreatif dan membangun karakter. “Anak-anak dilatih berpikir kritis, berani tampil, serta menumbuhkan jiwa kompetisi yang sehat dalam suasana yang menyenangkan,” ujarnya.
Di tengah gempuran teknologi dan kecerdasan buatan, ia menekankan pendidikan harus terus berinovasi—tak hanya terpaku di dalam kelas. Konsep kompetisi yang dikemas dengan cara seru ini dinilai tepat untuk memancing rasa ingin tahu dan semangat belajar generasi muda.
Poin paling istimewa, menurut Nasri, adalah penggunaan Bahasa Ternate sebagai materi utama. Ia mengakui dengan jujur, kini banyak anak muda yang lebih fasih berbahasa Indonesia atau bahasa asing dibandingkan bahasa ibunya sendiri. Jika dibiarkan, dikhawatirkan Bahasa Ternate hanya akan menjadi kenangan sejarah.
“Bahasa daerah adalah jati diri kita. Kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian agar identitas budaya Ternate tetap hidup dan diwariskan kepada penerus bangsa,” tegas Nasri memberikan apresiasi kepada penyelenggara.



















