TERNATE, Jhazirah.com – “Haji Bur bukan sekadar mantan pemimpin kota. Beliau adalah guru kehidupan, sosok yang mengajarkan kita cara memimpin dengan hati, melayani dengan tulus, dan selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.”
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, saat membuka secara resmi peluncuran buku biografi “Jejak Abadi Sang Pengabdi” di Royal Resto Ternate, Senin (13/7/2026) malam.
Lewat buku hasil karya kolaborasi 25 penulis asli Maluku Utara ini, sosok almarhum Dr. H. Burhan Abdurahman atau yang akrab disapa Haji Bur, kembali hadir di tengah masyarakat bukan lewat kebijakan, melainkan lewat rekam jejak perjuangan dan pengabdiannya selama memimpin Ternate dua periode.
Nasri yang juga pendiri Yayasan Nasri Abubakar sekaligus pendukung utama penerbitan ini menegaskan, buku ini bukan sekadar catatan sejarah. “Ini adalah upaya menjaga agar nilai-nilai integritas, kesederhanaan, dan semangat berbakti yang dimiliki Haji Bur tak luntur dimakan zaman, dan tetap menjadi cahaya bagi penerus bangsa,” ujarnya.
Ia mengaku tak ragu sejenak mendukung penerbitan ini, karena menganggapnya sebagai tanggung jawab moral. “Biografi ini wajib ada, wajib dibaca, baik oleh generasi sekarang maupun yang akan datang. Di dalamnya tersimpan pelajaran tentang apa itu pemimpin sejati,” tegasnya.
Salah satu karakter yang paling membekas menurut Nasri adalah kerendahan hati almarhum. Meski memimpin kota selama sepuluh tahun, Haji Bur tetap sosok yang mudah ditemui, dekat dengan semua lapisan masyarakat, dan selalu terbuka mendengar aspirasi. “Setiap kebijakan yang beliau ambil lahir dari ketulusan membangun, bukan untuk mengejar nama atau keuntungan pribadi,” tambahnya.
Harapan Nasri, buku ini tak hanya diam di rak buku, tapi benar-benar dibaca dan dijadikan pedoman oleh ASN, akademisi, pemuda, hingga calon pemimpin masa depan. “Ternate sangat membutuhkan pemimpin-pemimpin yang memiliki jiwa seperti beliau: sederhana, berintegritas, dan selalu mengutamakan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Di akhir sambutan, Nasri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penulis, keluarga besar almarhum, dan panitia. “Semoga kerja keras ini menjadi amal baik, dan semoga siapa pun yang membacanya tergerak untuk berbakti dan berkarya terbaik bagi Ternate, seperti yang telah dicontohkan oleh Sang Pengabdi Sejati,” pungkasnya.



















