TERNATE Jhazira— Dugaan penjualan bahan mentah mengandung ore nikel oleh PT Wahana Kencana Mineral (WKM) kini resmi diselidiki Polda Maluku Utara. Kapolda Irjen Pol Waris Agono membentuk Satgas gabungan yang melibatkan Ditreskrimum dan Ditreskrimsus.
“Satgas sedang mempelajari kasus ini, mana yang ditangani Krimum dan mana Krimsus,” kata Waris, Selasa (9/9/2025).
Menurut Kapolda, langkah ini ditempuh untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat yang meminta kepolisian serius mengusut kasus tersebut.
Penyidik kini masih mengumpulkan bukti sebelum gelar perkara dilakukan. Hasilnya akan menentukan apakah kasus ini masuk ranah pidana atau perdata. “Kalau perdata, kita konsultasi dengan kejaksaan,” imbuhnya.
Namun, penyelidikan terkendala karena Direktur PT WKM dua kali absen dari panggilan klarifikasi penyidik. Waris menegaskan, ketidakhadiran itu justru merugikan pihak perusahaan.
“Risiko sendiri kalau tidak hadir. Padahal tahap klarifikasi ini penting untuk menjelaskan posisi mereka atau menunjukkan dokumen yang bisa jadi bukti,” pungkas Kapolda.



















