Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHeadline

Tiga Tahun Restorasi Mangrove NHM Berhasil Lindungi Pesisir Kao dari Ancaman Abrasi

×

Tiga Tahun Restorasi Mangrove NHM Berhasil Lindungi Pesisir Kao dari Ancaman Abrasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
https://jhazirah.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-19.59.03.jpeg

HALUT, Jhazirah – Upaya pemulihan lingkungan pesisir yang dilakukan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program penanaman mangrove di Desa Kao, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, menunjukkan hasil signifikan dalam memperkuat ketahanan lingkungan pesisir.

Program yang dilaksanakan pada Juni 2023 itu merupakan hasil kolaborasi NHM bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara, Pemerintah Desa Kao, dan Komunitas Green Kaidati.

Example 300x600

Sebanyak 600 bibit mangrove ditanam pada kawasan seluas sekitar 0,8 hektare di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE). Setelah tiga tahun berjalan, tingkat keberhasilan pertumbuhan mangrove mencapai sekitar 90 persen.

Keberhasilan tersebut menjadikan kawasan Sungai Naul yang sebelumnya mengalami degradasi lingkungan kini berubah menjadi ekosistem yang produktif serta habitat berbagai jenis satwa.

Kawasan Ekosistem Esensial memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Selain mencegah abrasi, kawasan mangrove juga berperan sebagai habitat biota perairan dan penyerap emisi karbon.

Sebelum program rehabilitasi dijalankan, wilayah pesisir Desa Kao tergolong rentan terhadap abrasi dan kenaikan muka air laut yang berpotensi mengancam permukiman warga.

Kini, berkat kolaborasi antara NHM, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat, kondisi lingkungan pesisir menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Pengelolaan kawasan dilakukan secara berkelanjutan oleh Komunitas Green Kaidati. Dukungan NHM juga diwujudkan melalui pembangunan fasilitas pembibitan berupa gazebo, instalasi listrik, fasilitas sanitasi, serta tandon air.

Selain itu, perusahaan telah membantu pengembangan pembibitan mangrove hingga mencapai 4.300 bibit sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat berbasis konservasi.

Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan NHM yang dinilai mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui usaha pembibitan mangrove.

Sementara itu, Superintendent Lingkungan Departemen HSE NHM, Rosmini Djufri, berharap keberhasilan program tersebut dapat terus dijaga dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami berharap kawasan mangrove ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat. NHM berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pemerintah daerah dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Halmahera Utara,” tutup Rosmini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250