Perjalanan itu dimulai dari sebuah desa di Halmahera Utara.
Seorang gadis kecil bernama Gadis Tansy Adiba harus menghadapi kenyataan pahit—diagnosis tumor otak yang mengharuskannya menjalani pengobatan panjang, jauh dari rumah.
Langkah pertama dimulai di RSUD Tobelo.
Namun itu baru awal.
Perjalanan berlanjut ke RS Sentra Medika Manado, kemudian ke RS Tzu Chi, hingga akhirnya tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta—tempat harapan untuk kesembuhan semakin terbuka.
Perjalanan panjang itu tentu tidak mudah.
Namun Gadis dan keluarganya tidak sendiri.
Melalui NHM Peduli, PT Nusa Halmahera Minerals hadir mendampingi—menyediakan transportasi, akomodasi, hingga memastikan seluruh proses berjalan lancar.
Selama lebih dari tiga bulan, dari Januari hingga April 2026, setiap langkah perjalanan itu dijaga.
Setiap proses diawasi.
Setiap harapan diperkuat.
Bagi orang tua Gadis, bantuan itu bukan sekadar fasilitas.
Ia adalah penopang di saat paling sulit.
“Terima kasih karena kami tidak berjalan sendiri,” ungkap mereka.
Kini, setelah melalui berbagai tahapan pengobatan, Gadis telah kembali ke rumah dengan kondisi membaik.
Namun perjalanan belum benar-benar usai. Pemeriksaan lanjutan masih menanti, sebagai bagian dari proses pemulihan yang harus dijalani.
NHM memastikan pendampingan akan terus berlanjut.
Karena di balik setiap perjuangan melawan penyakit, ada satu hal yang tidak boleh hilang—
harapan.
Dan di perjalanan panjang itu, harapan itu tetap hidup.



















