TERNATE, Jhazirah- Partai NasDem Maluku Utara menegaskan konsolidasi politiknya menuju agenda besar 2029 melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar Kamis (23/4/2026), mengusung tema “Sinergi Partai dan Fraksi Partai NasDem Maluku Utara.”
Rakorwil yang dihadiri hampir seluruh DPD NasDem se-Maluku Utara bersama jajaran fraksi kabupaten/kota dan provinsi itu menjadi momentum penguatan ideologis sekaligus konsolidasi struktur partai. Hanya DPD Sanana dan Morotai yang belum sempat hadir akibat kendala transportasi.
Kegiatan ini terasa istimewa dengan hadir langsung Ketua DPP Partai NasDem yang juga Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, yang memberikan pembekalan mendalam kepada seluruh kader.
Dalam arahannya, Willy menegaskan bahwa membangun partai tidak boleh dimaknai sebatas menghadapi momentum pemilu lima tahunan, melainkan membangun basis sosial yang hidup di tengah masyarakat.
“Partai harus hadir dalam denyut persoalan rakyat. Jangan berpartai hanya saat pemilu. Kalau orientasi berpartai hanya ketika kontestasi, maka kader yang tidak terpilih akan kehilangan ruang pengabdian. Itu cara berpikir yang harus diubah,” tegas Willy.
Ia menekankan, kekuatan partai lahir dari kedekatan emosional dengan rakyat, keberpihakan terhadap isu-isu lokal, serta keberanian kader menaklukkan realitas politik tanpa selalu berpijak pada logika modal.
Menurutnya, NasDem harus hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat di tiap daerah, bukan sekadar kendaraan elektoral.
“Jangan berpikir mau maju legislatif harus selalu dimulai dengan uang. Politik tidak boleh dibatasi oleh pesimisme. Kita lahir untuk menaklukkan realitas, bukan tunduk padanya,” ujarnya, disambut antusias peserta Rakorwil.
Usai kegiatan, Korwil DPP NasDem Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat, Helmy Umar Muchsin, menyebut pembekalan Willy Aditya menjadi suntikan energi baru bagi kader.
“Yang dibangun malam ini bukan sekadar konsolidasi struktur, tapi kesadaran ideologis bahwa berpartai adalah kerja pengabdian yang terus hidup, bukan musiman. Ini memantik semangat baru kader NasDem Maluku Utara,” ujarnya.
Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, menilai Rakorwil ini menjadi titik penting untuk menyatukan gerak partai dan fraksi agar semakin responsif terhadap aspirasi rakyat.
“Pesan yang disampaikan Ketua DPP sangat jelas, partai harus tumbuh dari basis rakyat. Rakorwil ini menegaskan NasDem Maluku Utara siap memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput, membangun kerja politik yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan menyiapkan kemenangan yang lebih besar ke depan,” kata Husni.
Senada, Sekretaris Wilayah DPW NasDem Malut, Abd. Rahim Odeyani, menyebut Rakorwil bukan hanya forum koordinasi, tetapi ruang penyamaan visi seluruh struktur partai.
“Sinergi partai dan fraksi tidak boleh berhenti di forum. Ini harus diterjemahkan menjadi kerja-kerja politik yang terukur, solid, dan dekat dengan rakyat. Rakorwil ini memperkuat disiplin organisasi sekaligus menyatukan orientasi perjuangan kita menuju agenda politik berikutnya,” ujarnya.
Sementara Ketua Bappilu DPW NasDem Malut, Mulia Tapi-Tapi, menilai pesan Willy Aditya memberi perspektif baru bahwa kemenangan politik dibangun jauh sebelum tahapan pemilu dimulai.
“Pembekalan ini menegaskan pemenangan tidak dimulai saat tahapan pemilu dibuka, tapi dari sekarang, melalui kerja basis, kaderisasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Itu fondasi yang sedang kita kuatkan melalui Rakorwil ini,” tegas Mulia.
Rakorwil ini pun dipandang bukan sekadar agenda konsolidasi rutin, tetapi penegasan bahwa NasDem Maluku Utara sedang memacu mesin partai dengan orientasi baru: memperkuat basis, merawat kaderisasi, dan membangun kemenangan dari rakyat. Sebuah sinyal bahwa langkah menuju 2029 mulai dipersiapkan dari sekarang.



















