Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHeadline

Wakil Wali Kota Ternate Pantau Penataan Terminal Gamalama: Fokus Kembali ke Fungsi Utama

×

Wakil Wali Kota Ternate Pantau Penataan Terminal Gamalama: Fokus Kembali ke Fungsi Utama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TERNATE, Jhazirah.com – Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, melakukan pengecekan langsung Terminal Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, pada hari Minggu (15/3/2026). Tujuannya adalah untuk memastikan area terminal tidak lagi digunakan oleh pedagang musiman.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Ternate untuk mengembalikan fungsi Terminal Gamalama sebagai pusat kegiatan transportasi yang sesuai dengan peruntukannya.

Example 300x600

Menurut Nasri, penataan terminal menjadi prioritas penting bagi pemerintah daerah. Sebelumnya, menjelang datangnya bulan Ramadan, sejumlah pedagang bersama dengan aktivis Aliansi Pemerhati Demokrasi (Ampera) Maluku Utara telah melakukan pertemuan dengan dia, beserta Sekretaris Daerah Kota Ternate, Ketua DPRD Kota Ternate, dan anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif.

“Dalam pertemuan tersebut, kita membahas tentang bagaimana cara menata kawasan terminal agar bisa kembali berfungsi sebagai pusat aktivitas transportasi,” ungkap Nasri.

Menurutnya, penertiban terhadap pedagang musiman juga merupakan tindakan yang sesuai dengan arahan Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, yang disampaikan saat apel gabungan di Terminal Gamalama pada tanggal 29 Januari 2026 silam.

Nasri menegaskan, kebijakan penataan dan penertiban ini bukan berarti melarang masyarakat untuk berdagang. Namun demikian, terminal harus kembali pada fungsi utamanya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami tidak melarang aktivitas perdagangan di sini, namun terminal harus digunakan sesuai fungsinya agar layanan transportasi dapat berjalan dengan tertib dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” jelasnya.

Selain itu, Nasri menyatakan bahwa keberadaan pedagang musiman di area terminal berpotensi menimbulkan masalah terkait rasa keadilan. Hal ini dikarenakan terdapat pedagang tetap yang telah lama beroperasi dan secara rutin membayar retribusi kepada pemerintah daerah.

“Jika pedagang musiman ditempatkan di area dalam terminal yang lebih strategis, sementara pedagang lama yang sudah membayar retribusi hanya mendapatkan tempat di bagian belakang, hal ini jelas akan menimbulkan perasaan tidak adil,” ucapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Ternate akan terus melakukan upaya penataan kawasan terminal agar berfungsi sebagaimana mestinya. Sementara itu, pihaknya juga akan memastikan bahwa penataan bagi para pedagang dilakukan dengan cara yang tertib dan adil untuk semua pihak.

Nasri berharap, melalui penataan ini Terminal Gamalama dapat menjadi area yang lebih rapi, teratur, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas transportasi di Kota Ternate. Selain itu, para pedagang juga diharapkan dapat menjalankan aktivitasnya di lokasi yang telah ditentukan pemerintah, sehingga perekonomian tetap berjalan lancar tanpa mengganggu fungsi fasilitas publik.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250