TERNATE, Jhazirah.com – Usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Ternate, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, meluangkan waktu meninjau langsung proses perbaikan Masjid dan TPQ Ar-Rahman di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan ini merupakan jawab atas laporan dan permohonan bantuan yang telah disampaikan berkali-kali oleh para pengurus kepada beliau dan Pemerintah Kota Ternate. Ditemani penasihat Yayasan Nasab, H. Jasman Abubakar, Nasri melihat langsung usaha keras warga yang membangun secara swadaya: mulai dari pembangunan teras, lantai dua, tempat salat perempuan, hingga fasilitas tempat wudhu, semua dijalankan atas dasar kepedulian dan gotong royong bersama.
Di hadapan warga dan pengurus, Nasri menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Ia mengakui hingga kini bantuan dari pemerintah belum dapat diwujudkan sesuai harapan semua pihak.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya. Efisiensi anggaran yang berlaku saat ini membuat kemampuan keuangan daerah sangat terbatas, sehingga belum semua kebutuhan bisa kami penuhi,” ujarnya dengan nada lembut namun tegas.
Meski keterbatasan dana menjadi kendala pemerintah, hati dan komitmen Nasri tidak pernah berkurang. Beliau menegaskan akan terus hadir membantu, tidak melalui jalur pemerintah, melainkan melalui Yayasan Nasab yang didirikannya.
“Meskipun anggaran pemerintah terbatas, Insya Allah saya pribadi lewat Yayasan Nasab akan ikut meringankan beban ini. Kami ingin usaha mulia warga ini tetap berjalan dan segera selesai,” tegasnya.
Nasri juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam melihat semangat warga. Baginya, kemampuan membangun bersama tanpa menunggu bantuan adalah kekayaan paling berharga yang dimiliki masyarakat Ternate.
“Saya sangat bangga dan bersyukur melihat kebersamaan ini. Tanpa gotong royong, mustahil pembangunan ini sampai sejauh ini. Semangat ini adalah aset kita semua, harus selalu dijaga dan diteruskan,” ujarnya penuh haru.
Kehadiran Wakil Wali Kota ini disambut hangat dan gembira oleh seluruh warga Kalumata. Besar harapan mereka, dengan dukungan yang ada, perbaikan segera rampung, sehingga rumah ibadah dan tempat menuntut ilmu Al-Qur’an ini dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat dan para santri.



















