Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHeadline

Dari Sadakah Farm, Budidaya Nila Bioflok Mulai Direplikasi Warga Soahukum

×

Dari Sadakah Farm, Budidaya Nila Bioflok Mulai Direplikasi Warga Soahukum

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
https://jhazirah.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-19.59.03.jpeg

HALUT, Jhazirah— Keberhasilan budidaya ikan nila sistem bioflok di Perikanan Modern Sadakah Farm mulai memberikan pengaruh lebih luas bagi masyarakat Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.

Setelah berhasil menghasilkan 2 ton ikan nila dalam Panen Raya Perdana pada Selasa, 1 September 2026, model budidaya tersebut kini mulai direplikasi secara mandiri oleh warga di rumah masing-masing.

Example 300x600

Sadakah Farm dikelola oleh BUMDesa Toluaes dan dikembangkan dengan dukungan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan NHM Peduli.

Diperkirakan sekitar 15 hingga 20 warga Desa Soahukum kini telah mencoba mengembangkan budidaya ikan air tawar menggunakan sistem bioflok secara mandiri.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu dampak positif dari program pemberdayaan yang tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memiliki kemampuan mengembangkan usaha secara mandiri.

Ketertarikan terhadap model Sadakah Farm bahkan mulai meluas ke desa-desa lain di Kecamatan Kao Barat hingga kecamatan tetangga. Masyarakat dan pemerintah desa di wilayah sekitar mulai menunjukkan minat untuk mengadopsi model serupa sebagai salah satu alternatif meningkatkan pendapatan keluarga.

Kepala Divisi Yayasan NHM Peduli, M. Irwan Malaka, menyambut positif perkembangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program akan semakin berarti apabila pengetahuan dan model usaha yang dikembangkan dapat direplikasi oleh masyarakat.

“Kami di NHM Peduli merasa sangat berbahagia menyaksikan dampak nyata dari program pemberdayaan melalui BUMDes Sadakah Farm di Desa Soahukum. Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari berjalan baiknya kolaborasi tripartit antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ungkap Irwan.

Panen perdana Sadakah Farm juga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd.

Kasman mengatakan program NHM Peduli memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Utara.

“Kami sangat bersyukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen luar biasa PT NHM melalui program NHM Peduli. Sinergitas ini sangat luar biasa, di mana hampir separuh dari tanggung jawab pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat Halmahera Utara telah terbantu dan dilaksanakan secara nyata oleh program NHM Peduli,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta merupakan kekuatan penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mendorong kemandirian daerah.

Sementara itu, Camat Kao Barat, Abihud Jawali, menilai panen raya tersebut merupakan bagian dari langkah nyata memperkuat ketahanan pangan.

“Panen raya ini adalah langkah nyata bagaimana kita melaksanakan program ketahanan pangan, dalam hal ini Asta Cita yang kedua,” kata Abihud.

Ia berharap BUMDes Soahukum dapat mengoptimalkan usaha tersebut agar manfaatnya tidak berhenti di satu desa, tetapi dapat memberikan dampak kepada desa-desa lain.

Abihud juga menyampaikan terima kasih kepada NHM atas fasilitas dan dukungan yang diberikan kepada kelompok pembudidaya.

Kepala Desa Soahukum, Remer Hein Sinyiang, turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah Halmahera Utara, NHM, BUMDes, dan masyarakat.

Ia berharap program budidaya ikan nila tersebut terus dikembangkan sehingga Soahukum dapat tumbuh sebagai desa yang produktif dan mandiri.

Keberhasilan Sadakah Farm menjadi semakin penting karena manfaat program mulai terlihat dalam bentuk tumbuhnya inisiatif baru di tingkat rumah tangga.

Selain meningkatkan produksi pangan, budidaya ikan nila sistem bioflok membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan dengan memanfaatkan potensi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Irwan juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota kelompok BUMDes Sadakah Farm atas komitmen kewirausahaan mereka. Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Daerah Halmahera Utara, unsur TNI, serta seluruh elemen masyarakat yang terus memberikan dukungan.

Perkembangan Sadakah Farm dan replikasi yang dilakukan masyarakat menunjukkan bahwa program pemberdayaan dapat berkembang melampaui kegiatan awal. Sinergi antara NHM, pemerintah daerah, dan masyarakat kini mulai membentuk ekosistem usaha produktif yang berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa.

Example 300250
Example 120x600

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250