Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline

508 Hektare Lahan Terbakar di Halut, NHM Tambah Dukungan Logistik untuk Petugas

×

508 Hektare Lahan Terbakar di Halut, NHM Tambah Dukungan Logistik untuk Petugas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
https://jhazirah.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-19.59.03.jpeg

HALUT, Jhazirah – Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas di sejumlah wilayah Halmahera Utara, ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan penting bagi petugas pemadam kebakaran. Keterbatasan armada distribusi air, terutama di kawasan rawan kebakaran, menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pengendalian api.

Situasi tersebut mendorong PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengambil bagian dalam mendukung penanganan bencana. Perusahaan tambang ini menyerahkan delapan unit IBC tank atau tangki air operasional tambang kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara, Selasa (29/9/2026).

Example 300x600

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sarana dan prasarana tanggap darurat, khususnya dalam memastikan ketersediaan pasokan air bagi petugas yang berjibaku memadamkan api di lapangan.

Tantangan penanganan karhutla di Halmahera Utara terbilang besar. Data berkala mencatat terdapat 120 titik kebakaran yang tersebar di 16 kecamatan dan 69 desa. Total lahan yang terdampak mencapai 508,6 hektare.

Wilayah Kao dan Tobelo menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian, mengingat potensi kebakaran yang dapat meluas dengan cepat serta tantangan distribusi air ke lokasi kejadian.

Sr. Supervisor Government Relation & Permitting NHM, Harnevar Piga, yang akrab disapa Ato, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi yang dihadapi petugas penanggulangan bencana.

“Kami memahami betul tantangan besar yang dihadapi oleh tim gabungan Damkar dan BPBD di lapangan, terutama terkait keterbatasan armada suplai air di area yang rawan dan cepat terjadi kebakaran meluas seperti di Kao dan Tobelo,” kata Harnevar.

Melalui penyerahan delapan unit tangki air tersebut, NHM berharap petugas dapat memiliki dukungan logistik yang lebih memadai. Tangki-tangki tersebut nantinya difungsikan sebagai tempat penampungan air portabel atau water supply station di titik-titik strategis untuk memudahkan distribusi air selama proses pemadaman.

Bagi petugas di lapangan, ketersediaan tempat penampungan air yang dapat ditempatkan di lokasi krusial diharapkan mampu mendukung kelancaran operasi, terutama ketika menghadapi kebakaran di kawasan yang sulit dijangkau.

Kepala Seksi Peralatan dan Logistik BPBD Halmahera Utara, Alosius Kalengkongan, menyambut baik dukungan yang diberikan NHM. Ia menyebut bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang operasional penanggulangan bencana di wilayah Halmahera Utara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Bupati, Wakil Bupati, serta Kepala BPBD, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT NHM. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung penanganan kebencanaan di Halmahera Utara, khususnya dalam memperlancar distribusi air saat operasional pemadaman kebakaran,” ujar Alosius.

Ia berharap delapan unit tangki air tersebut dapat digunakan secara maksimal dan membantu memperkuat pelayanan kebencanaan bagi masyarakat.

Kolaborasi antara NHM dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadapi ancaman karhutla. Tidak hanya berorientasi pada penanganan kebakaran yang sedang terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.

Dengan dukungan sarana operasional dan koordinasi lintas sektor, upaya melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Halmahera Utara diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250