Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline

NHM Dukung ERT Tingkatkan Kompetensi di IFRC 2026

×

NHM Dukung ERT Tingkatkan Kompetensi di IFRC 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
https://jhazirah.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-19.59.03.jpeg

GOSOWONG, Jhazirah – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memberikan dukungan penuh kepada Emergency Response Team (ERT) untuk mengikuti 8th Indonesian Fire & Rescue Competition (IFRC) 2026 di Timika, Papua, pada 22 Oktober hingga 1 November 2026. Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat.

Dukungan tersebut ditandai dengan pelepasan keberangkatan tim ERT oleh Manajemen NHM di Tambang Emas Gosowong, Kamis (15/10/2026).

Example 300x600

Wakil Direktur Operasi/Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rara Dodo Lawolo, menyampaikan bahwa Direksi dan Manajemen NHM mendukung penuh keikutsertaan tim dalam kompetisi tersebut. Ia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat kerja sama dan solidaritas antarpersonel.

“Jadikan kesempatan ini sebagai wadah untuk menambah pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Tetap semangat, jaga kekompakan dan solidaritas tim, junjung tinggi disiplin serta keselamatan, dan tunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh tanggung jawab,” ujar Rara.

Ia juga memberikan apresiasi kepada personel ERT atas dedikasi mereka dalam menangani berbagai keadaan darurat. Selain menjalankan fungsi kesiapsiagaan di lingkungan tambang, tim ERT NHM turut berperan dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati area tambang serta membantu pemadaman kebakaran di wilayah dan lahan masyarakat sekitar operasional perusahaan.

Menurutnya, peran tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan personel penyelamat dalam melindungi aset perusahaan, menjaga keselamatan masyarakat, dan mendukung perlindungan lingkungan.

Kapten Tim ERT NHM, Muhammad Ifan, mengatakan bahwa keterlibatan tim dalam penanganan karhutla menjadi tantangan tersendiri dalam persiapan menuju IFRC 2026. Namun, hal itu tidak mengurangi komitmen personel untuk berpartisipasi dan memberikan hasil terbaik.

“Meski waktu persiapan terbatas karena keterlibatan dalam penanganan karhutla, kami tetap berkomitmen menjaga kekompakan, disiplin, dan solidaritas, serta memberikan kemampuan terbaik untuk membawa nama baik NHM,” kata Ifan.

Tim ERT NHM yang diberangkatkan terdiri atas sembilan personel. Zakaria Barham bertugas sebagai manajer sekaligus pelatih tim, sedangkan Muhammad Ifan menjadi kapten. Adapun Asrul Abdul Fataha, Fahrudin Jakir, Ruud Gulid S Junus, Fans Daniel Ambeua, dan Chluivers Tambariki bertugas sebagai rescuer.

NHM juga mengikutsertakan dua personel dari Departemen HSE yang telah menjalani program ERT Volunteer, yakni M. Rifaldi Limatahu sebagai rescuer dan Dwi Kurniawan sebagai paramedis.

IFRC 2026 akan mempertemukan berbagai perusahaan dan instansi di Indonesia dalam kompetisi keterampilan penyelamatan dan penanggulangan keadaan darurat. Ajang ini tidak hanya menjadi sarana menguji kemampuan personel, tetapi juga mendorong peningkatan standar keselamatan industri, pertukaran pengetahuan, pengenalan teknologi penyelamatan, serta penguatan sinergi antartim.

Melalui semangat “One Team, One Mission — Saving Lives!”, keikutsertaan ERT NHM diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas penyelamatan dan kemanusiaan.

Example 300250
Example 120x600

Respon (11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250