TERNATE, Jhazira — Harga ikan teri atau yang biasa disebut ikan “ngafi” oleh warga Ternate, masih belum bersahabat. Di Pasar Higenis, Kelurahan Gamalama, harga jual ikan teri halus tercatat menyentuh angka Rp120 ribu per kilogram.
Erna (42), salah satu pedagang yang saban hari berjualan ikan teri, mengaku kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.
“Dari dua hari lalu, stok di agen kosong. Harga pun langsung naik. Sekarang kalau ngafi halus itu Rp120 ribu per kilo, biasanya cuma Rp50 ribu,” ungkap Erna saat ditemui di lapaknya, Senin (5/5/2025).
Kondisi serupa terjadi pada ikan teri ukuran besar. Harga yang sebelumnya Rp30 ribu kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram. Hal ini membuat banyak pelanggan berpikir dua kali sebelum membeli.
“Pembeli banyak yang mundur. Biasanya ambil setengah kilo, sekarang hanya seperempat,” ujarnya.
Erna menyebut, masalah utamanya adalah stok yang terus menurun dari daerah luar seperti Bau-Bau dan Halmahera Selatan. Penurunan pasokan ini rutin terjadi dan berdampak langsung pada harga di pasar.
“Masalahnya sama terus: kalau stok dari luar menipis, harga pasti naik. Kami pedagang cuma bisa ikut arus saja,” jelasnya.
Warga dan pedagang berharap ada solusi jangka panjang dari pihak terkait agar harga ikan teri bisa kembali stabil, terutama jelang musim-musim ramai pembeli.



















