Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline

NHM dan Pemda Halut Bangun Ekonomi Hijau dari Mangrove

×

NHM dan Pemda Halut Bangun Ekonomi Hijau dari Mangrove

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
https://jhazirah.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-19.59.03.jpeg

HALUT, Jhazirah – Penanaman Mangrove Tahap II yang dilaksanakan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tidak hanya menjadi aksi pelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemberdayaan komunitas lokal.

Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Desa Kao dalam rangka Hari Mangrove Sedunia 2026 itu dihadiri jajaran NHM, Pemerintah Daerah Halmahera Utara, unsur Forkopimcam Kao, Pemerintah Desa Kao, hingga Komunitas Green Kaidati.

Example 300x600

Wakil Direktur Operasi sekaligus Kepala Teknik Tambang NHM, Rara Dodo Lawolo mengatakan perusahaan terus menjalankan prinsip ESG sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan di wilayah lingkar tambang.

Selain menjaga kelestarian mangrove sebagai penyerap karbon dan pelindung pesisir, NHM juga membangun fasilitas pembibitan mangrove melalui Komunitas Green Kaidati yang diharapkan berkembang menjadi pusat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekowisata di masa depan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara Yudihart Noya mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup dalam memperkuat perlindungan ekosistem pesisir.

Ia menilai keberadaan kawasan mangrove Desa Kao sangat penting karena menjadi habitat berbagai satwa, termasuk burung Mamua yang berkembang biak di kawasan tersebut.

KEE Mangrove Desa Kao juga memiliki kemampuan menyerap karbon empat hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan hutan tropis, sekaligus menjadi habitat ikan, udang, burung, dan berbagai biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Ketua Green Kaidati, Zainudin Hongi berharap seluruh kebutuhan bibit mangrove dari pemerintah maupun perusahaan dapat dipenuhi melalui komunitas yang dikelolanya sehingga memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, permintaan bibit yang berkelanjutan akan membuka sumber penghasilan baru bagi anggota komunitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kao.

Melalui program tersebut, NHM menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari implementasi ESG yang berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300250